Senin, 06 Agustus 2012

MERUBAH TAMPILAN DEKSTOP MENJADI 3D



    Melihat dekstop dalam Komputer atau Laptop kita menjadi 3D, apalagi hal yang pertama terlihat pada saat meng-aktifkan sistem operasi adalah dekstop. Dalam artikel ini FastNcheap akan mengajak anda memperindah dekstop anda dengan tampilan 3D. Kalau biasmemakai aplikasi sejenis RocketDock, ObjectDock ataupun CustoPack.anya kita memakai themes, kali ini kita akan






Nama aplikasi ini adalah Bumtop. Sayangnya, Bumtop tidak bisa lagi di download dari situs resminya seperti sebelumnya (2009-2010) di karenakan project aplikasi ini sudah di akuisisi ke tangan Google,inc untuk tampilan dekstop projetct Chromium OS. Pada awal 2010 Aplikasi ini tidak lagi di perjual-belikan dan melakukan Update, karena semuanya sudah ber-pindah pindah ke tangan Google.

Tetapi jangan berkecil hati dulu, para pengembang software ini sudah menyiapkan versi trialnya sebelum mereka di akuisisi oleh Google. Anda bisa menemukannya dalam situs http://www.brothersoft.com/bumptop-229327.html. Lantas apa saja keunggulan dan hal-hal yang bisa diperbuat oleh BumpTop ini? diantaranya adalah:
Menyediakan Sticky Notes dan beberapa shortcut tambahan seperti Email, Facebook, Twitter.
Posisi Icon Shortcut yang bisa di geser secara slider (seperti efek jQuery).
Menyediakan layanan RSS Feed langsung ke dalam Dekstop sehingga kita akan lebih cepat mengetahui khabar-khabar terbaru dari website yang kita inginkan.
Sebelum di akuisisi oleh Google, banyak pihak yang mengembangkan themes untuk aplikasi ini, salah satunya dari beberapa komunitas Customize, anda bisa memilih banyak tema yang dibuat komunitas tersebut dan bisa di lihat di http://customize.org/bumptop.

adapun langkah untuk meng-installnya dalah sebagai berikut:
Klik dua kali pada aplikasi BumpTop.exe yang sudah anda download.
Bila di hadapkan pada posisi Wizard Installation, klik Next untuk memulai installasi.
dilanjutkan dengan memberikan tanda setuju pada kolom I Accept the agreement.
Maka Proses Installasi pun akan mulai berjalan.
Bila keluar jendela Installing Microsoft Direct X, biarkan saja. Karena Program ini sedang men-Download Direct X.
Jika sudah selesai kamu akan di hdapakan pada Menu Tutorial dan Skip, Klik Skip untuk langsung merubah Dkestopmu. Hasilnya anda akan lihat dekstop berubah menjadi layar 3D.


silahkan mencoba gan .......

Minggu, 06 Mei 2012

Membuat Autorun Sendiri +Tampilan Menunya


Membuat Autorun Sendiri +Tampilan Menunya


28Jul07







#1 Untuk CD/DVD


Ketika kita membuat sebuah CD untuk orang lain, kadang kita ingin ketika orang tersebut memasukkan CD maka muncullah tulisan yang perlu dibaca dahulu atau ada sebuah aplikasi yang berjalan secara otomatis beberapa saat begitu CD dimasukkan. Nah, ketika itulah kita perlu membuat CD yang mempunyai autorun.


Karena Saya pernah membuat beberapa CD interaktif , setidaknya ada beberapa cara-cara praktis yang ingin Saya tuliskan disini, eh bentar, disclaimer dulu!!! apa yang Saya tuliskan disini adalah murni dari pengalaman, Jadi jangan tertawakan ya kalau ada cara-cara yang agak aneh… oh iya cara-cara yang Saya pakai disini tingkat keberhasilannya mencapai 68% pada komputer yang ber-OS windows (artinya hasilnya tidak semuanya berhasil).


Ok, sekarang, bagaimana caranya? Hehehe gampaang… sediakan contoh CD yang sudah ada autorunnya seperti CD bonus majalah atau CD interaktif apapun. Pertama-tama coba kita pelajari apa yang ada di CD yang ada autorunnya tetapi tidak di CD biasa, Anda lihat? ya benar! itu dia, sebuah file bernama ‘autorun’ yang berekstensi ‘inf’. Nah sekarang kita lihat-lihat isinya… coba double klik






Adapun cara membuat file autorun.inf adalah sebagai berikut:





1. Membuat File Autorun.inf


- buka notepad


- ketik:


[autorun]


open=namaFile.exeYangMauDiJalankanOtomatisPadaCDnya


icon=namaFileIkon.icoYangMauDijadikanIkonPadaCDTersebut





contoh:


[autorun]


open=mySalman.exe


icon=mySalman.exe





- klik save as


- pilih ‘save as type’-nya all files (jangan text!) kemudian beri nama autorun.inf (namanya harus autorun + ekstensinya harus inf)


- copy-kan file autorun.inf ke CD tersebut






perhatian:


- cara lain membuatnya adalah dengan kopipes+edit


- file autorun.inf harus berada di root utama CD tersebut, sedangkan file .exe yg diautorun boleh setara dengannya atau di folder bawahnya


- aturan penulisan di Windows tidak case sensitive


- file yang bisa berjalan otomatis pada autorun hanya file application (*.exe, *.bat, *.com, *.hta, dsb) sedangkan untuk file-file lain tidak, tetapi ada cara meng’akali’nya yaitu dengan membuat aplikasi yang membuka file lain secara otomatis berikut caranya:





2. Membuat Autorun File Selain Application


- buka notepad


- ketik:


start namaFileYgMauDibuka.xxx





contoh:


start sebuahFolderDalamCDKlik!Salman.pdf





- klik save as


- pilih ‘save as type’-nya all files (jangan text!) kemudian beri nama kemudian beri ekstensi .bat


- copy-kan file .bat ke CD tersebut


- jangan lupa pada autorun.inf yang di-open adalah file .bat tersebut






3. Membuat Menu Autorun


Misalkan kita ingin memberikan pilihan kepada User yang memasukkan CD kita —apakah mau membaca readme, menjalankan aplikasi, atau browse isi CD— maka kita perlu membuat sebuah menu autorun yang berisi pilihan-pilihan tersebut. Kita dapat membuatnya dengan beberapa cara yaitu menggunakan software khusus pembuat autorun, misalnya autoplay menu builder, demoshield, dsb. ini adalah cara paling mudah. Atau bisa juga kita buat aplikasi sendiri dengan membuat program console maupun dengan tampilan visual.


Karena Saya terbiasa menggunakan Flash maka Saya lebih senang membuat aplikasi menu autorun dengan menggunakan Flash (selain juga karena mudah membuatnya dan mengkastemaiznya).







ActionScript penting yang digunakan kali ini adalah fscommand (“exec”,”namafile.bat”) untuk menjalankan file .bat yang telah kita isikan script yg sebelumnya dan getURL(““) untuk meng-explore isi CD kita. Penjelasannya adalah sebagai berikut:





fscommand(command:String, parameters:String) : Void


untuk menjalankan aplikasi kita bisa memakai command ‘exec’ yang mempunyai parameter berupa path dari aplikasi dan mempunyai kegunaan untuk mengeksekusi sebuah aplikasi. Perintah exec hanya akan bekerja dari file Flash projector (tidak bisa dari SWF). Perintah exec juga hanya akan mengeksekusi file yang berada di subdirektori yang bernama fscommand (ntah kenapa nama foldernya harus fscommand, tapi biarlah terserah developer yg buatnya…) jadi kesimpulannya, file-file .bat akan kita simpan di folder fscommand ini yang nantinya akan dipanggil oleh sang Flash projector. contoh: di sebuah tombol kita berikan script tombol.onRelease=function(){fscommand(“exec”,”buka.bat”)} maka dia akan mengeksekusi aplikasi buka.bat yang ada di folder fscommand yang setara dengan path dari file flash tersebut.



getURL(url:String, [window:String, [method:String]]) : Void


action getURL biasanya dipakai untuk me-load sebuah dokumen dari suatu URL spesifik ke sebuah window atau melewatkan variabel ke aplikasi lain ke URL lain. misalnya kita buat sebuah tombol dengan script tombol.onRelease=function(){getURL(“http://faisalman.wordpress.com”, “_blank”)} yang akan membuka browser dan menuju ke halaman yang dituju, atau getURL(“mailto:blablabla@balabala.com”)untuk mengirimkan ke email. Nah, untuk meng-explore path CD kita ternyata bisa dengan mengosongkan URL dalam action getURL(“”) maka dia akan meng-explore path Flash tersebut berada –yang ada di path utama CD kita.


Peringatan!!! : Tambahan lagi, browser defaultnya harus IE (ih, ketinggalan jaman) kalau ngga cara ini 68% akan gagal.


update lagi: eh, ternyata yang seperti ini ada trik untuk mengakalinya lihat di http://www.actionscript.org/resources/articles/693/1/



Kemudian pada bla…bla…bla… pokoknya nanti hasilnya akan seperti ini:







keterangan: ikon-ikonnya dibuat dengan teknik tracing (lihat artikel sebelumnya)


lieurkah? nah karena Saya sudah mulai malas menulis, lebih baik langsung liat contohnya saja. Silahkan unduh di http://tinyurl.com/F4154LMAN-template-autorun disitu sudah ada source fla dan contoh bagaimana nanti hirarki dan isi dari CDnya. Sekian. [euh,udah males nulis, kapan2 disambung lagi]

gambar terakhir, contoh aplikasi autorun yang pernah Saya (dan kawan2 Pustena) buat pada CD interaktif GAMAIS 2006, kalau Anda mahasiswa ITB angkatan 2006 maka 90% pasti punya CDnya.





kalau ada sumur di ladang bolehlah kita menumpang ngamen, kalau ada umur panjang bolehlah Saya meminta komen (comment –red).


Berikut beberapa link yang ada dari wikipedia tentang autorun
MSDN AutoRun.inf Commands
AutorunCreator – A free/open-source program for creating autorun files (Autorun Creator)
CDInterface Studio – A free/open-source program to create autorun discs
Yellowpipe.com – Create an autorun file online (Autorun Generator)
Visual Autorun – Software to add autorun features to discs
AutoRunner – Visual tool to create autorun discs
Autorun Software CDMenuPro – Create autorun menu applications for CD, DVD and USB Flash Drive
How-To Tuesday: Disable AutoRun on Windows!
Windows Annoyances: Turn Off the CD-ROM Autorun
AutoRun Architect – Popular software for creating customized autoruns
AutoRun – Simple .ini based autorun system
AppExplorer – A free/open-source autorun application that can dynamically catalog applications on the CD
Autoplay Repair – Basic tool for creating, repairing or deleting Autoplay entries from the Windows Registry
ShelExec – A free alternative to the shellexecute option that works in all 32-bit versions of Windows and supports filenames with spaces
AutoRun Wizard – Wizard walks you through simple steps to create a cd autorun



#2 Untuk Flashdisk


Buatlah file dengan nama desktop.ini (perhatikan caranya sama seperti membuat autorun.inf, yaitu dengan menggunakan notepad). File ini berguna untuk mengubah background flashdisk, warna text, dan memberikan label infotip untuk flashdisk kita. Adapun isinya adalah sebagai berikut:





[.ShellClassInfo]


InfoTip= Faisalmandisk :: jika anda sedang meminjam, jagalah Flashdisk ini baik-baik





[ExtShellFolderViews]


[{BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}]


IconArea_Image= gambarbackground.jpg


IconArea_Text= 0xcc00aa





Script ini saya lihat dari sebuah contoh file…


- Ganti kalimat infotip untuk mengganti label flashdisk.


- Ganti iconarea_image dengan gambar yang ingin dijadikan background, misal gambarnya bernama gambarsaya.jpg yang ada di dalam folder bernama foldergambar maka IconArea_Image=foldergambargambarsaya.jpg


- Ganti nilai iconarea_text dengan warna pilihan (pada contoh disini 0xc00aa merupakan nilai hexa dari warna ungu, coba ubah nilai hexa-nya jadi 0xffffff atau 0×000000, warna apa yang terjadi?)


Kemudian, buat juga file autorun.inf jika kita ingin mengubah icon flashdisk kita dan menjalankan program autoplay yang telah kita buat sendiri. Isi autorun.inf adalah sebagai berikut (dengan asumsi di flashdisk kita sudah tersedia file yg namanya ReadMe.exe dan ikonFaisalman.ico):






[Autorun]


Open = ReadMe.exe


Icon = ikonFaisalman.ico


Action=Faisalmandisk – Baca dulu peringatan ini!!!



shellexecute = ReadMe.exe



shellopencommand = ReadMe.exe


shellautocommand = ReadMe.exe




Teknik autorun ini banyak dipakai oleh virus-virus yang menyebar lewat flashdisk. Lihat gambar di bawah ini, background flashdisk kita sudah berubah menjadi gambar (warnanya saya biarkan default). dan yang menarik, tulisan Action pada autorun.inf akan ditampilkan pada saat autoplay…



Kemudian lihat gambar yang satu lagi ini,ketika membuka explorer maka label infotip kita akan muncul disitu. Dan.. wow, icon flashdisk kita sudah berubah !!!






Mencegah Penyebaran Virus / Malware Komputer Lewat Usb Flashdisk


      Salah satu cara virus menyebar secara offline adalah lewat perangkat Usb Flash disk dengan menggunakan Autorun.inf yang sering kali terdapat pada usb drive anda. Banyak software yang dapat anda gunakan untuk mematikan autorun pada usb flahsdisk. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:
  1. USB Defender USB Defender adalah software portable yang simple, aplikasi ini dapat me detect USB drive / Flashdisk yang terhubung ke komputer dan tinggal klik tombol protect untuk melindungi komputer anda dari autorun virus yang ada di flashdisk.
    USB defender
  2. Panda USB Vaccine Panda USB Vaccine adalah anti malware gratis dari panda security. Tools ini dapat mematikan fitur autorun yang ada di komputer, dan juga autorun yang terdapat di flash disk. Panda USB Vaccine

Melindungi Flash Disk dari Virus Autorun


Melindungi Flash Disk dari Virus Autorun – Protect My Disk


Virus Autorun sangat terkenal bagi pengguna Flash Disk, Jika anda memiliki antivirus terinstal di aomputer anda, maka anda dapat terlindungi dari virus autorun ini. Namun Virus Autorun ini dapat menginfeksi Flash Disk anda saat dicolokkan ke komputer orang lain mungkin teman anda.

Protect My Disk adalah software gratis untuk melindungi flash disk anda terhadap virus autorun yang dapat masuk ke flash disk anda.
ArpanTECH – Disable Autorun Flashdisk
Mencegah Penyebaran Virus / Malware Komputer Lewat Usb Flashdisk



Anda tidak perlu menginstal aplikasi ini dan tidak memakan banyak space USB Flash disk anda. Protect My Disk membuat folder khusus yang berukuran 0 KB untuk mencegah Windows dari meng-copy virus autorun ke flash disk anda.

Aplikasi ini tidak akan mengganggu program antivirus yang terinstal di komputer anda. Ada kemungkinan antivirus anda mendeteksi folder autorun.inf sebagai threat. Namun jika anda menggunakan fitur “advanced protection” dari aplikasi ini maka antivirus tidak mungkin dapat menghapus folder tersebut.

Protect My Disk adalah freeware, dan dapat digukanan di semua Sistem Operasi Windows.

Cara memaksimalkan kinerja win7

langsung saja ..

1. Klik Kanan di My Computer / Properties



2. Klik Advanced System Settings – Tab Advanced



3. Di bagian Performance, klik tombol Setting



4.

  • Pilih Ajust for best performance, kemudian centang /tandai di beberapa pilihan seperti diatas.
  • Klik tombol Apply OK

5.

  • Lanjut ke bagian Start Up and Recovery (di gambar point 2), klik Setting. Kemudian rubah nilai “Time to display list of operating system” menjadi 03 detik ato tergantung pilihan anda.
  • Klik OK



6.

  •  Di bagian Performance lagi (Gambar pont 2), di Tab Advanced
  • Setting Virtual Memory (Memory Maya untuk membantu kinerja RAM) dengan mengklik tombol Change.
  • Pilih partisi yang kapasitas bebas/free nya yang paling besar.
  •  Pilih Custom Size, kemudian tentukan nilai untuk Virtual Memory.
  • Jika Ram/Memory kompi anda adalah 512 Mb, maka di Initial Size nya adalah 512 Mb, dan di Maximum Size nya adalah 1024 Mb. Begitu seterus nya tergantung kelipatan/kapasitas RAM atau memory kompi anda





7.

  • Sela njutnya, setting SERVICE process yang berjalan di belakang layer yang tidak terlihat oleh user. 
  • Caranya Klik Kanan My ComputerManage.




8. 

  • Matikan Proses proses seperti : Windows Update, Security Center, Task Schedule, Windows Firewall atau service yang kira kira tidak anda butuhkan.



9. 

  • double klik di service yang hendak dimatikan, setting startup type menjadi disable, kemudian klik tombol stop atau kebalikan nya
  • Klik Apply dan ulangi langkah ini untuk service service yang tidak begitu penting.
  • Restart computer anda.



by : aiseng24